SEJARAH PERS
DI
DUNIA DAN DI INDONESIA
Pers
sangat penting bagi kehidupan manusia dibidang sosial dan komunikasi, pada era
globalisasi saat ini telah berkembang pesat teknologi dan informasi. Tidak
sulit bagi khalayak umum untuk menerima berita, surat, atau informasi lain
secara cepat. Sebelum beranjak kesana perlu kita ketahui asal mula dan
perkembangan dari PERS itu sendiri.
Pers
merupakan sarana dan wadah komunikasi massa dengan melaksanakan kegiatan
jurnalistik yang dimuat dalam media elektronik, media cetak, dan segala jenis
saluran yang tersedia. Fungsi dari Pers
itu sendiri adalah sebagai alat sosialisasi, alat pengamat sosial, dan alat
korelasi sosial. (menurut Harold D.
Lasswell & Charles R. Wright).
Sejarah PERS Di Dunia
Pers lahir sejak massa Romawi
kuno, yang informasi harian dikirimkan dan dipasangkan ditempat publik, berupa isu negara dan berita
lokal. Awalnya publikasi informasi hanya didapat oleh pejabat pemerintahan,
setelah perkembangan zaman masyarakat juga membutuhkan publikasi informasi
juga. Pertama kali muncul yaitu surat kabar dan majalah publik di Eropa Barat,
Inggris, dan Amerika Serikat pda abad XVII – XVIII. Surat kabar dan majalah
publik mendapatkan sensor dan tantangan dari para pengusaha setempat.
Berlanjut
pada pertengahan abad XVIII dengan adanya Revolusi Prancis, negara Amerika
Serikat, dan Swedia akhirnya mengesahkan Undang-undang kebebasan Pers pertama.
Seiring
ditemukannya mesin cetak tenaga uap oleh Johannes Gutenbrg perkembangan pers
semakin pesat. Hingga akhir abad XIX dikembangkanlah organisasi kantor berita
berfungsi sebagai pengumpulan berbagai berita dan tulisan untuk didistribusikan
ke berbagai penerbit surat kabar dan majalah.
Sejarah
PERS Di Indonesia
A. Pada
Masa Penjajahan
1. Masa
Penjajahan Belanda
“Surat Kabar” diterbitkan
pertama di Indonesia oleh penerbit pemerintah VOC, yang diusahakan kepada
pemilik percetakan-percetakan beberapa tempat di Jawa. Surat kabar lebih
berbentuk Koran iklan.
2. Masa
Penjajahan Jepang
Pada masa ini surat kabar
Indonesia dipaksa untuk bergabung menjadi satu. Saat penjajahan jepang Pers
menjadi alat jepang yang dimuat hanyalah kabar dan karangan pro jepang semata.
B.
Awal Kemerdekaan
Penyebarluasan tentang
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan oleh wartawan Indonesia di Domei,
atas kepemimpinan Adam Malik. Radio Republik Indonesia terbentuk pada 11
September 1945 atas prakasa Maladi.
Surat kabar republik 1
terbit di Jakarta ialah Nerita Indonesia, yang terbit tanggal 6 september 1945.
C.
Masa Orde Lama
Pada masa Demokrasi terpimpin
pers terdapat suatu syarat dan ketentuan tertentu salah satunya tidak
diperbolehkan menyiarkan kegiatan politik. SIT dan SIC (surat izin terbit dan
cetak) sukar didapatkan. Pada saat ini PKI berhasil dalam menunjang pers dan
media massa.
D. Masa
Orde Baru
Pers nasional berhasil
dirumuskan dari dasar Negara pancasila dan UUD 1945, dengan dikeluarkannya
ketetapan MPRS No. XXX/MPRS/1966 tanggal 6 Juli 1966. Pada masa pemerintahan
Soeharto pers tidak boleh memuat berita yang bertentangan dengan pemerintahan.
Pers yang otoriter dikembangkan pada rezim orde baru.
E. Masa
Reformasi
Pers pada masa ini telah
mendapatkan kebebasan setelah runtuhnya kepemimpinan Soeharto. Pers masa ini
telah mengisi kekosongan ruang publik yang menjadi penghubung antara pemerintah
dengan masyarakat. Pers di Indonesia mengalami perubahan sangat pesat, yang
ditandai dengan munculnya media baru cetak dan elektronik dengan berbagai
sajian dan segmen. Dampak komersialisasi yang berlebihan dari media massa dan
eksploitasi terhadap berbagai persoalan mampu membangkitkan minat dan kegemaran
orang untuk membaca dan menonton dalam kehidupan sehari-harinya.
Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Media_massa
http://www.edukasinesia.com/2016/11/apa-itu-pers-pengertian-pers-fungsi-sejarah-peranan-dan-penjelasan-terlengkap-mengenai-pers.html?m=1
created by
DG(131)