Selasa, 20 Maret 2018


SEJARAH PERS
DI DUNIA DAN DI INDONESIA

Pers sangat penting bagi kehidupan manusia dibidang sosial dan komunikasi, pada era globalisasi saat ini telah berkembang pesat teknologi dan informasi. Tidak sulit bagi khalayak umum untuk menerima berita, surat, atau informasi lain secara cepat. Sebelum beranjak kesana perlu kita ketahui asal mula dan perkembangan dari PERS itu sendiri.
Pers merupakan sarana dan wadah komunikasi massa dengan melaksanakan kegiatan jurnalistik yang dimuat dalam media elektronik, media cetak, dan segala jenis saluran yang tersedia. Fungsi dari Pers itu sendiri adalah sebagai alat sosialisasi, alat pengamat sosial, dan alat korelasi sosial. (menurut Harold D. Lasswell & Charles R. Wright).

Sejarah PERS Di Dunia
Pers lahir sejak massa Romawi kuno, yang informasi harian dikirimkan dan dipasangkan  ditempat publik, berupa isu negara dan berita lokal. Awalnya publikasi informasi hanya didapat oleh pejabat pemerintahan, setelah perkembangan zaman masyarakat juga membutuhkan publikasi informasi juga. Pertama kali muncul yaitu surat kabar dan majalah publik di Eropa Barat, Inggris, dan Amerika Serikat pda abad XVII – XVIII. Surat kabar dan majalah publik mendapatkan sensor dan tantangan dari para pengusaha setempat.
Berlanjut pada pertengahan abad XVIII dengan adanya Revolusi Prancis, negara Amerika Serikat, dan Swedia akhirnya mengesahkan Undang-undang kebebasan Pers pertama.
Seiring ditemukannya mesin cetak tenaga uap oleh Johannes Gutenbrg perkembangan pers semakin pesat. Hingga akhir abad XIX dikembangkanlah organisasi kantor berita berfungsi sebagai pengumpulan berbagai berita dan tulisan untuk didistribusikan ke berbagai penerbit surat kabar dan majalah.

Sejarah PERS Di Indonesia

A.    Pada Masa Penjajahan

1.    Masa Penjajahan Belanda
“Surat Kabar” diterbitkan pertama di Indonesia oleh penerbit pemerintah VOC, yang diusahakan kepada pemilik percetakan-percetakan beberapa tempat di Jawa. Surat kabar lebih berbentuk Koran iklan.

2.    Masa Penjajahan Jepang
Pada masa ini surat kabar Indonesia dipaksa untuk bergabung menjadi satu. Saat penjajahan jepang Pers menjadi alat jepang yang dimuat hanyalah kabar dan karangan pro jepang semata.

B.     Awal Kemerdekaan
Penyebarluasan tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan oleh wartawan Indonesia di Domei, atas kepemimpinan Adam Malik. Radio Republik Indonesia terbentuk pada 11 September 1945 atas prakasa Maladi.
Surat kabar republik 1 terbit di Jakarta ialah Nerita Indonesia, yang terbit tanggal 6 september 1945.

C.     Masa Orde Lama
Pada masa Demokrasi terpimpin pers terdapat suatu syarat dan ketentuan tertentu salah satunya tidak diperbolehkan menyiarkan kegiatan politik. SIT dan SIC (surat izin terbit dan cetak) sukar didapatkan. Pada saat ini PKI berhasil dalam menunjang pers dan media massa.

D.    Masa Orde Baru
Pers nasional berhasil dirumuskan dari dasar Negara pancasila dan UUD 1945, dengan dikeluarkannya ketetapan MPRS No. XXX/MPRS/1966 tanggal 6 Juli 1966. Pada masa pemerintahan Soeharto pers tidak boleh memuat berita yang bertentangan dengan pemerintahan. Pers yang otoriter dikembangkan pada rezim orde baru.

E.     Masa Reformasi
Pers pada masa ini telah mendapatkan kebebasan setelah runtuhnya kepemimpinan Soeharto. Pers masa ini telah mengisi kekosongan ruang publik yang menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat. Pers di Indonesia mengalami perubahan sangat pesat, yang ditandai dengan munculnya media baru cetak dan elektronik dengan berbagai sajian dan segmen. Dampak komersialisasi yang berlebihan dari media massa dan eksploitasi terhadap berbagai persoalan mampu membangkitkan minat dan kegemaran orang untuk membaca dan menonton dalam kehidupan sehari-harinya.   





Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Media_massa
     http://www.edukasinesia.com/2016/11/apa-itu-pers-pengertian-pers-fungsi-sejarah-peranan-dan-penjelasan-terlengkap-mengenai-pers.html?m=1

 created by
DG(131)















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Reportase

Turnamen Tonnis Antar Mahasiswa Transfer Kredit LPTK 2018 dan Mahasiswa Asing Unversitas Negeri Semarang Turnamen Tonnis yang dise...